Facebook

LightBlog

Breaking

Senin, 13 Januari 2014

Kegunaan procedure dan function

Hallo para programmer, terimakasih sudah berkunjung  sekarang Anda menjadi sahabat , oke baiklah tulisan sebelumnya mengenai procedure dan function dalam bahasa Pascal sudah ditulis oleh saya pada tulisan “Mengenal Procedure dan Function dengan Bahasa Pemrograman Pascal“, tapi kali ini saya akan mengulang kembali dengan memberi contoh kasus yang sedikit berbeda dan penekanan pada penjelasan prosedur dan function itu sendiri.

Kegunaan procedure dan function

Dalam bahasa pemrograman Pascal atau pada bahasa pemrograman umumnya, procedure dan function digunakan untuk memisahkan barisan kode program yang memiliki fungsi dan tujuan yang sama kedalam blok-blok tersendiri.Ivo Idham Perdameian
Procedure dan Function bahasa PascalDengan menggunakan procedur dan function otomatis akan menghindari kita dalam menulis kode yang berulang-ulang karena kode sudah dikelompokkan berdasarkan kegunaannya pada blok-blok tertentu seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya dan apabila kita memerlukannya tinggal dipanggil saja, dengan demikian program kita akan nampak lebih rapi dan lebih mudah jika akan melakukan pengeditan kode program, karena kita hanya perlu melihat bagian dari procedure atau function yang menangani proses tertentu.
Sebelum melanjutkan lebih lagi, saya mau mau mengatakan bahwa perbedaan antara procedure dan function adalah: kalau procedure tidak mengembalikan nilai/ hasil, sedangkan function mengembalikan nilai/ hasil. Untuk lebih jelas nanti akan saya berikan contoh kasusnya.

Format penulisan Procedure

Format penulisan i
procedure nama_prosedur;
Contoh :
procedure pertamaku;
begin
     writeln('Tulisan ini dari prosedur lho');
     writeln('Penjumlahan dari prosedur: 5+2 = ', 5+2);
end;
Pada contoh di atas procedure pertamaku memiliki baris-baris kode program yang akan dijalankan jika prosedurnya dipanggil. Prosedur tidak mengembalikan nilai.
Format penulisan ii
procedure nama_prosedur(parameter: tipe_parameter);
Contoh :
procedure tuliskan_kalimat(kalimat:string);
begin
     writeln('Ini dari prosedur, kalimatnya adalah : ', kalimat);
end;
Pada contoh di atas procedure tuliskan_kalimat memiliki parameter yaitu kalimat dengan tipe data string, kemudian di dalam prosedur terdapat baris kode program untuk mencetak tulisan termasuk parameter kalimat. Prosedur tidak mengembalikan nilai.

Format penulisan Function

Function yang kita bahas disini bukan function internal yang terdapat pada Pascal seperti abs, chr, ord, sqrt dan lain-lain melainkan function yang kita buat sendiri.
Format penulisan i
function nama_fungsi: tipe_fungsi;
Contoh :
function katakan_hallo:string;
begin
     katakan_hallo:='Hallo pembaca CB(Catatan Belajar), Berikan CB jempol Google+ ya. Ini tulisan dari function';
end;
Pada contoh di atas function katakan_hallo memiliki tipe data string, untuk mengembalikan nilai functionnya maka nama function disebutkan kembali yaitu katakan_hallo dan mengembalikan kalimat Hallo pembaca CB(Catatan Belajar), Berikan CB jempol Google+ ya. Ini tulisan dari function.
Format penulisan ii
function nama_fungsi(parameter: tipe_parameter) : tipe_fungsi;
Contoh :
function bilangan(angka:integer):integer;
begin
     bilangan:=angka;
end;
Pada contoh di atas function bilangan memiliki parameter yaitu angka dengan tipe data integer dan tipe data dari functionnya sendiri juga integer, untuk mengembalikan nilai functionnya maka nama function disebutkan kembali yaitu bilangan dan mengembalikan nilai sesuai dengan parameter angka.

Parameter

Seperti yang sudah diuraikan di atas, baik procedure maupun function memiliki parameter, nah jika parameter lebih dari satu dan memiliki tipe data sama gunakan tanda koma untuk memisahkan contohnya sebagai berikut:
nama_procedure_atau_function(parameter1, parameter2:integer)
Lalu bagaimana jika parameter lebih dari satu dan memiliki tipe data berbeda ? Gunakan tanda titik koma sebagai pemisahnya, misalnya sebagai berikut:
nama_procedure_atau_function(parameter1:integer; parameter2:string)

Contoh kasus

Nah sekarang semua kode program yang sudah saya tuliskan di atas saya rangkumkan menjadi satu sehingga akan memudahkan pemahaman daripada contoh kasusnya berbeda dari yang sudah dibahas sebelumnya dengan beberapa penambahan kode program. Oke berikut kode programnya:
uses wincrt;

{
Procedure
}
procedure pertamaku;
begin
writeln('Tulisan ini dari prosedur lho');
writeln('Penjumlahan dari prosedur: 5+2 = ', 5+2);
end;

procedure tuliskan_kalimat(kalimat:string);
begin
writeln('Ini dari prosedur, kalimatnya adalah : ', kalimat);
end;

{
======================================================================
Function
}
function katakan_hallo:string;
begin
katakan_hallo:='Hallo pembaca CB(Catatan Belajar), Berikan CB jempol Google+ ya. Ini tulisan dari function';
end;

function bilangan(angka:integer):integer;
begin
bilangan:=angka;
end;

{
======================================================================
Contoh tambahan untuk procedure dengan berbagai parameter
}
procedure tuliskan_1(kalimat1, kalimat2:string);
begin
writeln('Kalimat 1 adalah : ', kalimat1,'. Kalimat 2 adalah : ', kalimat2);
end;

procedure tuliskan_2(kalimat:string; angka:integer);
begin
writeln('Kalimatnya adalah : ', kalimat);
writeln('Angka ', angka, ' bila dikali 5 = ', angka*5);
end;

procedure tuliskan_3(kalimat:string; angka1, angka2:integer);
begin
writeln('Kalimatnya adalah : ', kalimat);
writeln('Angka ', angka1, ' bila jumlahkan dengan ', angka2, ' = ', angka1+angka2);
end;

{
======================================================================
Contoh tambahan untuk function dengan berbagai parameter
}
function penjumlahan_1(x, y:integer):integer;
begin
penjumlahan_1:= x+y;
end;

function penjumlahan_2(x:integer; y:real):real;
begin
penjumlahan_2:=x+y;
end;

function penjumlahan_3(x, y:integer; z:real):real;
begin
penjumlahan_3:= (x+y)+z;
end;

{
======================================================================
Blok program utama
}
begin
{ Memanggil prosedur pertamaku}
pertamaku;
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;

{ Memanggil prosedur tuliskan_kalimat dengan parameter "kalimat"}
tuliskan_kalimat('Like fb Catatan Belajar ya');
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;

{ Memanggil function katakan_hallo}
writeln(katakan_hallo);
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;

{ Memanggil function bilangan dengan parameter "angka"}
write('Bilangan dari function : ', bilangan(12));
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;

{
Memanggil prosedur dengan berbagai parameter
}
tuliskan_1('catatanbelajar.com','www.get4buy.com');
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;
tuliskan_2('Pembaca CB',3);
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;
tuliskan_3('Kunjungi CB lagi ya', 7,6);
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;

{
Memanggil function dengan berbagai parameter
}
writeln('Penjumlahan 9+3 = ',penjumlahan_1(9,3));
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;
writeln('Penjumlahan 5+2.15 = ', penjumlahan_2(5, 2.15));
{
Pembulatan desimal 3 angka dibelakang koma
writeln('Penjumlahan 5+2.15 = ', penjumlahan_2(5, 2.15):0:3);
}
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;
writeln('Penjumlahan 4+3+5.12 = ', penjumlahan_3(4, 3, 5.12));
{
Dengan pembulatan desimal 3 angka dibelakang koma
writeln('Penjumlahan 4+3+5.12 = ', penjumlahan_3(4, 3, 5.12):0:3);
}
writeln('+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++');
writeln;
end.


Oke sekian dulu tutorialnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox